Artikel

HUKUM MAKAN DAN MINUM SAAT IMSAK

HUKUM MAKAN DAN MINUM SAAT IMSAK

Assalamu Alikum Wr.Wb
Keluarga Multazam Utama…..
Hakikat puasa dalam bahasa Arab disebut dengan Ash Shiyaam (الصيام) atau Ash Shaum (الصوم). Secara bahasa Ash Shiyam artinya adalah al Imsaak (الإمساك) yaitu

الصَّوْمُ وَالصِّيَامُ لُغَةً: الإِمْسَاكُ

Yang berarti menahan diri. Sedangkan secara istilah, Ash Shiyaam adalah :

الصِّيَامُ شَرْعًا التَّعَبُّدُ لِهَِلإ تَعَالىَ بِالْإِِمْسَاكِ عَنِ الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ وَالجِمَاعِ مِنْ طُلُوْعِ الفَجْرِ إِلىَ غُرُوْبِ الشَّمْسِ

Artinya :Beribadah kepada Alloh Ta’ala dengan menahan diri dari makan, minum dan pembatal puasa lainnya dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.(Fiqh as Shoum)
Bagaimanakah hukum makan minum saat Imsak…?

Banyak pengertian dalam penggunaan istilah Imsak. Adapun pengertian yang kita kenal khususnya di Indonesia pengertian Imsak adalah berhenti makan minum beberapa menit sebelum shubuh. Adapun hukum makan, minum dan melakukan hal-hal lainnya saat Imsak itu boleh. Bahkan Al-Quran dengan tegas menyebutkan bahwa batas waktu mulai puasa itu memang sejak terbitnya fajar. Sebagaimana firman Alloh SWT:

وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّواْ الصِّيَامَ إِلَى الَّليْلِ

Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam (QS Al-Baqarah: 187)

Sedangkan kalau kita berhati-hati agar makan minum tidak melewati waktu Subuh itu lebih baik. Itulah hukum Imsak yang sering kita berbeda dalam memahaminya. Namun yang lebih penting dalam bulan puasa Ramadhan adalah meningkatkan ibadah kita dan taqorub kepada Alloh SWT.

Marilah kita fokus meraih hikmah-hikmah puasa agar sempurna pahala yang Alloh janjikan sebagaimana ucapan Imam Al Ghazali bahwa puasa mempunyai rahasia yaitu :

1. Menundukkan mata dan mencegahnya dari memperluas pandangan ke semua yang dimakruhkan, dan dari apapun yang melalaikan hati untuk berdzikir kepada Alloh
2. Menjaga lisan dari berdusta, mengumpat, fitnah, mencela, bertengkar, dan munafik
3. Menahan telinga dari mendengar hal-hal yang dimakruhkan. Karena semua yang haram diucapkan, haram pula didengarkan. Alloh menyamakan antara mendengar dan memakan perkara haram,“sammaa’uuna lil kadzibi akkaaluuna lis suht”
4. Mencegah bagian tubuh seperti tangan dan kaki dari tindakan-tindakan dosa, juga mencegah perut dari makan barang syubhat ketika berbuka. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Banyak sekali orang yang berpuasa namun yang ia dapat hanya lapar dan haus. Ia adalah orang yang berbuka dengan haram”
5. Menjaga hati saat berbuka antara khouf (takut siksaan) dan roja’ (mengharap pahala).

Karena tidak tahu apakah puasanya diterima dan menjadi orang yang dekat dengan Alloh, ataukah puasanya ditolak dan ia menjadi orang yang dibenci
Alloh menjanjikan bagi orang yang berpuasa akan masuk pintu surga Ar Royan sebagaimana Rasulullah SAW bersabda :

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

“Sesungguhnya di surga terdapat pintu bernama Ar Rayyan, hanya orang-orang yang berpuasa saja yang memasukinya pada hari kiamat. Akan dikatakan, Di manakah orang-orang yang berpuasa?, lalu mereka berdiri, tidak ada yang memasukinya selain mereka.

Ketika mereka semua telah masuk, pintu pun ditutup sehingga tidak ada lagi yang memasukinya selain mereka.” (HR. Bukhari-Muslim)
Akhir kata sebagai muslim yang taat mari kita mengedepankan Ukhuwah al Islamiyah dalam beribadah , jangan banyak membahas ikhtilaf apalagi hanya dalam istilah-istilah karena Islam adalah Rohmatan lil ‘Alamin
Wassalamu Alaikum Wr. Wb.


Sumber :
1. Al Qur’an Terjemahan Kementrian Agama
2. HR. Bukhori-Muslim
3. Kitab Fiqh as Shoum



Artikel HUKUM MAKAN DAN MINUM SAAT IMSAK

Latest Artikel

Berita Haji Lainnya >
Mengapa Excellent Service Penting Bagi Setiap Jamaah Umroh dan HajiMengapa Excellent Service Penting Bagi Setiap Jamaah Umroh dan Haji
Assalamu Alaikum Wr.Wb
Bapak Ibu Keluarga Multazam Utama yang dibarokahi Alloh Subhanahu wa Taala, Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Tidak heran, banyak penduduk Indonesia yang berangkat ibadah ke tanah suci setiap tahunnya. Indonesia selalu diberikan jatah keberangkatan haji paling banyak di antara negara-negara lainnya. Untuk perjalanan umroh, di Indonesia telah banyak Biro Travel Umroh terpercaya yang siap melayani ibadah Bapak Ibu ibadah di Tanah Suci Mekah salah satunya Multazam Utama Tour.
Kapankah Waktu Yang Tepat Berangkat Sholat Wajib
di Masjidil Harom
Masjidil Harom terletak di pusat kota Makkah. Kota kelahiran Rosululloh Muhammad SAW yang menjadi pusat berbagai aktivitas jamaah haji maupun umroh dari berbagai negara. Hal ini menjadikan kota Makkah sangat padat, baik musim haji maupun umroh. Di tengah Masjidil Harom terdapat Kabah sebagai kiblat sholat bagi seluruh umat Islam segala penjuru dunia. Setiap jamaah dipastikan ingin selalu ibadah di Masjidil Harom. Karena di sana ada aktivitas ibadah thowaf mengelilingi Kabah juga sai yang merupakan bagian dari rangkaian haji maupun umroh.
Keikhlasan dan Kesabaran dalam Beribadah
Kedudukan sabar dalam keimanan laksana kepala bagi seluruh tubuh., apabila kepala sudah terpotong maka tidak ada lagi kehidupan di dalam tubuh. Sabar merupakan pilar kebahagiaan bagi seorang hamba Alloh. Dengan kesabaran itulah seorang hamba Alloh akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten menjalankan ketaatan, dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan.
PT TISAGA MULTAZAM UTAMA
Ruko Cempaka Mas Blok i/7
Jl. Let. Jend. Soeprapto
JAKARTA 10640
Logo
© Copyright 2018 Multazam. All Rights Reserved,
Jasa Pembuatan Website by IKTLink Mobile