Assalamu Alaikum Wr.Wb.

Keluarga Multazam Utama yang dirahmati Alloh Subhanahu Wa Taala…

Ibadah Haji Tahun 2017 M / 1438 H ini jatuh pada Musim Panas maka Jamaah Haji supaya mempersiapkan fisik, kesehatan maupun mental spiritualnya. Musim panas terjadi sekitar bulan Juli-Agustus-September 2017 M dengan perkiraan cuaca di Mekkah dan Madinah . Kondisi Iklim di Makkah dan Madinah tentu saja sangat berbeda dengan kondisi iklim dan cuaca yang ada di tanah air. Yang membuat suhu panas kota Mekah adalah jauhnya Mekah dari lembah air yang besar dan hujanpun sangat jarang turun di kota makkah. Oleh karenanya tidak sedikit jamaah Haji dan Umroh yang jatuh sakit ketika sampai di Arab Saudi yang cuaca dan iklimnya jauh berbeda dengan cuaca dan iklim di Indonesia.

Suhu di kota Makkah sangat panas di musim panas bisa mencapai 50 derajat celcius, sedangkan di musim dingin yang puncaknya terjadi antara bulan Desember sampai Februari bisa mencapai 10 derajat celcius atau bahkan bisa lebih rendah. Adapun suhu rata-ratanya sepanjang tahun adalah antara 29.9 derajat celcius sampai 31 derajat celcius. Kalau dilihat dari rata-rata suhu di daerah yang berada di garis khatuliswa yang bersuhu 28 derajat celcius suhu di kota makkah ini tergolong tinggi. Jadi sangat penting bagi anda yang mau melaksanakan Ibadah Haji maupun umroh untuk mengetahui cuaca panas di Makkah maupun Madinah.

Berikut tips menghadapi cuaca panas di musim Haji untuk menghindari dehidrasi :

Perbedaan kelembaban dan suhu udara Makah – Madinah dibandingkan di Indonesia yang sangat ekstrem, untuk itu jamaah Haji dan Umrah dianjurkan menjaga asupan air. Ini dilakukan agar jamaah Haji dan Umrah tidak mudah mengalami kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi. Dehidrasi juga merupakan salah satu penyakit yang sering diderita para Jamaah Haji asal Indonesia yang dapat mempengaruhi kualitas Ibadah di Tanah Suci.

  1. Minum air mineral yang cukup, meskipun Jamaah tidak sedang dalam kondisi haus terutama Air Zamzam
  2. Makan teratur dan tepat pada waktunya, dalam keadaan lapar mupun tidak lapar .
  3. Mengkonsumsi Multivitamin, Susu dan Buah-buahan
  4. Istirahat dengan cukup, hal ini penting dilakukan supaya daya tahan tubuh Jamaah tetap terjaga.
  5. Gunakan masker setiap keluar dari pemondokan, basahi dengan air dengan maksud udaranya sejuk.
  6. Gunakan payung jika cuaca panas menyengat
  7. Membasahi wajah menggunakan handuk basah atau semprotan air.
  8. Memakai kacamata karena berfungsi menahan pantulan sinar matahari yang menyilaukan pandangan.
  9. Minimalkan kegiatan di luar ruangan kecuali untuk ibadah.
  10. Berdoa agar Alloh memberi kesehatan, kekuatan dan kemudahan dalam beribadah di tanah suci.

Semoga seluruh Jamaah Haji Indonesia di beri Kesehatan, Perjalanan Haji lancar dan barokah juga selamat. Amin

Wassalamu Alaikum Wr.Wb