logo

Paket Umroh Multazam Travel 2017-2018

Paket umroh 2018, paket umroh murah, umroh reguler promo, Paket haji khusus, umroh promo barokah, paket umroh plus, promo umroh reguler, Harga paket umroh reguler, Harga umroh promo 2018
Other Information SEO TEXT jangan dihapus

Pilih Jadwal Paket Umrah yang Sesuai untuk Anda

Paket Umroh
Price start from
Keberangkatan
UMROH KAUTSAR (12 HARI)
Rp 31.725.000
02 JANUARI 2019
Daftar Sekarang
Paket Umroh
Price start from
Keberangkatan
UMROH FIRDAUS (9 HARI)
Rp 33.075.000
22 DESEMBER 2018
Daftar Sekarang
UMROH FIRDAUS (9 HARI)
Rp 33.075.000
24 DESEMBER 2018
Daftar Sekarang
UMROH KAUTSAR (12 HARI)
Rp 39.825.000
25 DESEMBER 2018
Daftar Sekarang
UMROH PLUS TURKI (12 HARI)
Rp 38.813.000
23 DESEMBER 2018
Daftar Sekarang
UMROH PROMO (9 HARI)
Rp 24.300.000
29 DESEMBER 2018
Daftar Sekarang
UMROH EKONOMIS (12 HARI)
Rp 24.975.000
26 DESEMBER 2018
Daftar Sekarang
UMROH PROMO (9 HARI)
Rp 24.300.000
23 DESEMBER 2018
Daftar Sekarang
UMROH EKONOMIS (12 HARI)
Rp 24.975.000
12 DESEMBER 2018
Daftar Sekarang
UMROH PROMO (9 HARI)
Rp 23.625.000
08 DESEMBER 2018
Daftar Sekarang
Paket Umroh
Price start from
Keberangkatan
UMROH KAUTSAR (12 HARI)
Rp 44.550.000
17 NOVEMBER 2018
Daftar Sekarang
UMROH KAUTSAR (12 HARI)
Rp 31.725.000
14 NOVEMBER 2018
Daftar Sekarang
UMROH EKONOMIS (12 HARI)
Rp 24.300.000
28 NOVEMBER 2018
Daftar Sekarang
UMROH EKONOMIS (12 HARI)
Rp 24.300.000
22 NOVEMBER 2018
Daftar Sekarang
UMROH PROMO (9 HARI)
Rp 23.625.000
10 NOVEMBER 2018
Daftar Sekarang
Paket Umroh
Price start from
Keberangkatan
UMROH EKONOMIS (12 HARI)
Rp 24.300.000
31 OKTOBER 2018
Daftar Sekarang
UMROH FIRDAUS (9 HARI)
Rp 30.375.000
27 OKTOBER 2018
Daftar Sekarang
Paket Umroh
Price start from
Keberangkatan
Paket Umroh
Price start from
Keberangkatan
Paket Umroh
Price start from
Keberangkatan
Paket Umroh
Price start from
Keberangkatan
Azerbaijan
Hari Ke – 1 : Jakarta – Istanbul (B/L/D)

Tiba di Istanbul pagi hari, bertemu dengan Tour Guide kemudian Sarapan pagi dan melanjutkan city tour ke Blue Mosque (Sultanahmet), Hippodrome Square, Haghia Sophia, Topkapi Palace including Islami Relics. Menginap di Istanbul

Hari Ke – 2 : ISTANBUL (B/L/D)

Setelah sarapan pagi kita akan Full Day Tour termasuk Tour Selat Bosphorus dengan Kapal Pribadi, Masjid Ayyub Al Ansori, Camlica Hill bagian Asia dari Istanbul. Bermalam di Istanbul


Hari Ke – 3 : Istanbul – Azerbaijan (B/L/D)

Setelah sarapan pagi, kita akan melanjutkan perjalanan sekaligus check out hotel menuju Masjid dan Benteng Al Fatih, Golden Horn Bay, Old City Walls, dan waktu untuk berbeanja di Spice Bazaar serta Grand Covered Bazaar. Kemudian rombongan akan diantar menuju bandara menuju Azerbaijan. Sesampainya di Azerbaijan, customer makan malam dan istirahat.

Hari Ke – 4 : Azerbaijan/Baku (B/L/D)

Setelah sarapan pagi, customer akan berkeliling dan mengunjungi Museum Baku (Museum Karpet Azerbaijan, Museum Sejarah Nasional Azerbaijan), Old City, Masjid Heydar. Kembali ke hotel


Hari Ke – 5 : Azerbaijan (B/L/D)

Sarapan pagi kemudian akan berkeliling kembali ke Absheron tour (Ateshgah, Yanardagh, Qobustan)


Hari Ke – 6 : Azerbaijan – Istanbul (B/L/D)

Sarapan pagi kemudian mengunjungi Ancient city Sheki (Palace of Sheki Khans, Kervansaray, ancient village Kish), Shamaxi (Juma mosque from VII century, Diri Baba Mausoleum from 1402), customer akan diantar menuju Bandara untuk persiapan kepulangan


Hari Ke – 7 : Istanbul – Jakarta (B/L/D)

Sesampainya di Istanbul, customer akan melanjutkan perjalanan pulang menuju Jakarta. Tiba di Jakarta pukul 17.00. Selesai sudah rangkaian tur bersama Multazam Utama
Daftar Sekarang
Turki
Hari Ke – 1 : ISTANBUL – EDIRNE – CANAKKALE (B/L/D)

Arrive to Istanbul Ataturk Airport and Proceed to Canakkale via Edirne.After ascenic drive, we will arrive to Edirne and continiue tour with Selimiye Mosque, which is considered masterpiece of Architect Mimar Sinan.In this Old Capital of Ottoman Empire City, we will also explore Ottoman Monuments and Sultan Beyazid Health Complex. We will continiue our idyllic drive down to Canakkale and Cross Dardanelles by Ferry.We will check-in to our hotel, Dinner & Overnight in Canakkale.



Hari Ke – 2 : CANAKKALE – IZMIR – KUSADASI (B/L/D)

After an early breakfast, we will visit Trojan Horse and Ancient City of Troy, where It is best known for being the setting of the Trojan War described in the Greek Mythology.Will continiue our scenic drive to one of the oldest settlements of the Mediterranean basin Izmir.We will enjoy visiting Izmir Bay (Kordon) and Ottoman Clock Tower. Finally we will reach to Kusadasi and check-in to our Hotel. Dinner & Overnight in Kusadasi.



Hari Ke – 3 : KUSADASI – PAMUKKALE (B/L/D)

After breakfast we drive to Selcuk where you will explore Ephesus, one of the largest archaeological sites in existence. You will find awesome structures such as the Library of Celsius, Hadrian Temple, Marble Street and Agora. Next we will visit Temple of Artemis (Also known as Temple of Diana) After Photo Stop by Virgin Mary’s Statue we will proceed to Pamukkale and visit the ruins of the Ancient City of Hierapolis where Calcareous hot springs descending over cliffs have created fascinating travertine in the form of white terrace and basins, famously known as the Cotton Castle. Check-in to Hotel, Dinner & Overnight in Pamukkale.



Hari Ke – 4 : PAMUKKALE – KONYA – CAPPADOCIA (B/L/D)[b]

After Breakfast we will drive down to Cappadocia via Konya City. This seventh most populous city of Turkey used to be old capital of the Selcuk Turks. You will experience mystic atmosphere of this historical town with visiting the Mevlana Museum, which will show you the generous thoughts of Jalal ad-Din Muhammad Rumi (Mevlana).Our tour will continiue with one of the best examples of Anatolian Seljuk architecture Sultanhani Caravanserai. After scenerey drive, we will arrive to Cappadocia and Check-in to our hotel. Dinner & Overnight in Cappadocia.


[b]Hari Ke – 5 : CAPPADOCIA (B/L/D)


Following with breakfast our tour begins with Underground City , where early Christians lived secretly from Roman Soldiers in order to survive and keep their faith. Continiue with Goreme Open Air Museum, a compound comprising 29 rock-cut churches, with some dating back to the 6th-century and decorated with beautiful frescoes depicting biblical stories. After free shopping time continiue tour with Uchisar, an old village of small dwellings carved into massive rocks.After gathering some nice memories at valley of birds and Uchisar Village make a stop at carpet factory. Tonight you may join Optional Belly Dance show with Free Flow Drinks & Snacks.Dinner & Overnight in Cappadocia.


Hari Ke – 6 : CAPPADOCIA – ANKARA – BOLU (B/L/D)

After Breakfast we will drive down to Bolu Via Ankara City (Capital of Turkey). But first we will visit second largest lake of Turkey called Tuz Golu “Salt Lake” . This lake is one of the largest hypersaline lake in the world with significant concentration of mineral salts. We will continiue our tour in Ankara with Magnificent Mausoleum of Ataturk. After visiting Capital of Turkey we will drive and enter to enchanting town of Bolu.Tonight we will enjoy staying at Mountain resort surrounded with Pine Trees. Dinner & Overnight in Bolu.


Hari Ke – 7 : BOLU – HD ISTANBUL (B/L/D)

After an early breakfast, we will begin our scenic drive down to Istanbul. Following by lunch visit Spice Bazaar and enjoy exploring local herbs, spices, Turkish delights, assortments of sweets, dried fruits and souvenirs.We will embark to Bosphorus Cruise and get introduced with rich cultural heritage of the palaces, fortresses, wooden Ottoman villas and lively little fishing villages throughout the Strait.Then we will have free shopping time at Istiklal Street (Taksim) .After Dinner, we will check-in to Hotel and Overnight in Istanbul.


Hari Ke – 8 : FD ISTANBUL + DEPARTURE (B/L/-)

After Breakfast we will begin tour with Blue Mosque, famous for its blue tiles and unique with its six minarets built in the name of Sultan Ahmet I. Then visit the nearby, take a stroll through the site of the ancient Hippodrome and see the Egyptian Obelisk , Serpentine Column and Fountain of Wilhelm II. Continue tour with Topkapi Palace , the main residence of the Ottoman Sultans, with its jewel encrusted treasury and elegant four courts. Following by Lunch visit Basilica Cistern, which is the largest Cistern of Constantinople’s Water World.Photo stop by Hagia Sophia and continue with free shopping time at Grand Bazaar. End of the tour, Transfer to Ataturk International Airport and take flight back to home.
Daftar Sekarang
Korea
Day 1
Peserta rombongan Multazam Tour berkumpul di bandara International Soekarno Hatta terminal 2D . persiapan Check-in dan boarding menuju Incheon International Airport,Seoul Korea Selatan.

Day 2
Tiba di Incheon , kita akan menuju ke Nami Islands menggunakan Bus AC dengan ditemani tour guide kami. Nami Island berlokasi di Chuncheon. Dengan menggunakan kapal ferry kita akan menikmati keindahan alam dan hutan dengan pohon –pohon yang menjulang tinggi. Disinilah lokasi shooting Winter Sonata(th.2002). dilanjutkan menuju Yeoju Premium outlet. Makan Siang dan perjalanan dilanjutkan menuju Mt. Sorak. Perjalanan menuju ke hotel untuk check-in & istirahat
Hotel Sorak I Park/Setaraf

Day 3
Setelah sarapan & check- out, kita berkunjung ke Shiheungsha Temple, Great Bronze Budha,Gwongeumseong Fortress (Cable) dengan menggunakan Kereta Gantung. Perjalanan kita akan melanjutkan menuju Everland Park dan menuju ke hotel di Seoul, check-in dan istirahat.
Hotel Maru/Haedamchae Stay /Setaraf

Day 4
Setelah sarapan kita akan menuju ke Gyeongbok Palace , National Folk Museum, Blue House (Pass by), Red Pine, Raisin Tree Shop, Cosmetic Shop, Dongdaemun Fashion Market. Setelah selesai kita kembali ke hotel & istirahat
Hotel Maru/Haedamchae Stay /Setaraf

Day 5
Setelah sarapan kita akan menuju ke Ansan. Kita akan mengunjungi Islamic center dan Moslem Mart, Grand Mosque dan kembali ke Seoul. Dilanjutkan menuju ke Gingseng Center, Duty Free Shop Myeongdong Fashion Street dan kembali ke hotel untuk istirahat
Hotel Maru/Haedamchae Stay /Setaraf

Day 6
Setelah sarapan pagi dan Check out , dan dilanjutkan menuju ke Airport untuk kembali ke Jakarta. Tiba di bandara International Soekarno Hatta.
Tour Selesai.
Daftar Sekarang
Paket Umroh
Price start from
Keberangkatan
HUKUM MAKAN DAN MINUM SAAT IMSAK
Assalamu Alikum Wr.Wb
Keluarga Multazam Utama…..
Hakikat puasa dalam bahasa Arab disebut dengan Ash Shiyaam (الصيام) atau Ash Shaum (الصوم). Secara bahasa Ash Shiyam artinya adalah al Imsaak (الإمساك) yaitu

الصَّوْمُ وَالصِّيَامُ لُغَةً: الإِمْسَاكُ

Yang berarti menahan diri. Sedangkan secara istilah, Ash Shiyaam adalah :

الصِّيَامُ شَرْعًا التَّعَبُّدُ لِهَِلإ تَعَالىَ بِالْإِِمْسَاكِ عَنِ الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ وَالجِمَاعِ مِنْ طُلُوْعِ الفَجْرِ إِلىَ غُرُوْبِ الشَّمْسِ

Artinya :Beribadah kepada Alloh Ta’ala dengan menahan diri dari makan, minum dan pembatal puasa lainnya dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.(Fiqh as Shoum)
Bagaimanakah hukum makan minum saat Imsak…?

Banyak pengertian dalam penggunaan istilah Imsak. Adapun pengertian yang kita kenal khususnya di Indonesia pengertian Imsak adalah berhenti makan minum beberapa menit sebelum shubuh. Adapun hukum makan, minum dan melakukan hal-hal lainnya saat Imsak itu boleh. Bahkan Al-Quran dengan tegas menyebutkan bahwa batas waktu mulai puasa itu memang sejak terbitnya fajar. Sebagaimana firman Alloh SWT:

وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّواْ الصِّيَامَ إِلَى الَّليْلِ

Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam (QS Al-Baqarah: 187)

Sedangkan kalau kita berhati-hati agar makan minum tidak melewati waktu Subuh itu lebih baik. Itulah hukum Imsak yang sering kita berbeda dalam memahaminya. Namun yang lebih penting dalam bulan puasa Ramadhan adalah meningkatkan ibadah kita dan taqorub kepada Alloh SWT.

Marilah kita fokus meraih hikmah-hikmah puasa agar sempurna pahala yang Alloh janjikan sebagaimana ucapan Imam Al Ghazali bahwa puasa mempunyai rahasia yaitu :

1. Menundukkan mata dan mencegahnya dari memperluas pandangan ke semua yang dimakruhkan, dan dari apapun yang melalaikan hati untuk berdzikir kepada Alloh
2. Menjaga lisan dari berdusta, mengumpat, fitnah, mencela, bertengkar, dan munafik
3. Menahan telinga dari mendengar hal-hal yang dimakruhkan. Karena semua yang haram diucapkan, haram pula didengarkan. Alloh menyamakan antara mendengar dan memakan perkara haram,“sammaa’uuna lil kadzibi akkaaluuna lis suht”
4. Mencegah bagian tubuh seperti tangan dan kaki dari tindakan-tindakan dosa, juga mencegah perut dari makan barang syubhat ketika berbuka. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Banyak sekali orang yang berpuasa namun yang ia dapat hanya lapar dan haus. Ia adalah orang yang berbuka dengan haram”
5. Menjaga hati saat berbuka antara khouf (takut siksaan) dan roja’ (mengharap pahala).

Karena tidak tahu apakah puasanya diterima dan menjadi orang yang dekat dengan Alloh, ataukah puasanya ditolak dan ia menjadi orang yang dibenci
Alloh menjanjikan bagi orang yang berpuasa akan masuk pintu surga Ar Royan sebagaimana Rasulullah SAW bersabda :

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ لَا يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

“Sesungguhnya di surga terdapat pintu bernama Ar Rayyan, hanya orang-orang yang berpuasa saja yang memasukinya pada hari kiamat. Akan dikatakan, Di manakah orang-orang yang berpuasa?, lalu mereka berdiri, tidak ada yang memasukinya selain mereka.

Ketika mereka semua telah masuk, pintu pun ditutup sehingga tidak ada lagi yang memasukinya selain mereka.” (HR. Bukhari-Muslim)
Akhir kata sebagai muslim yang taat mari kita mengedepankan Ukhuwah al Islamiyah dalam beribadah , jangan banyak membahas ikhtilaf apalagi hanya dalam istilah-istilah karena Islam adalah Rohmatan lil ‘Alamin
Wassalamu Alaikum Wr. Wb.


Sumber :
1. Al Qur’an Terjemahan Kementrian Agama
2. HR. Bukhori-Muslim
3. Kitab Fiqh as Shoum



Daftar Sekarang
TIPS MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN
Assalamu Aikum Wr.Wb
Keluarga Multazam Utama yang diRahmati Alloh…
Ramadhan adalah bulan suci, bulan yang mulia dan paling agung yang sangat ditunggu seluruh umat Islam didunia karena merupakan kesempatan untuk memperbanyak amal dan ibadah. Rasulullah ShallAllohu ‘Alaihi Wasallam selalu memasuki bulan Rajab, beliau berdoa:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَب وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
“Ya Alloh, berkahi kami di bulan Rajab dan Sya’ban serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadan”.(HR. Ahmad)

Dalam riwayat disebut juga bahwa Rasulullah ShallAllohu ‘Alaihi Wasallam, disaat melihat hilal pada bulan Ramadhan dan pada bulan selainnya, beliau membaca doa berikut :

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ
“Ya Alloh, perjalankanlah bulan ini kepada kami dengan penuh kebajikan dan iman, serta keselamatan dan Islam. Rabb-ku dan Rabb-mu (bulan) adalah Alloh.” (HR. Tirmidzi)
Bulan suci Ramadhan hanya tinggal menghitung hari ,sebagai umat Islam haruslah mempersiapkan diri terlibih dahulu agar dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan sempurna.
Ada beberapa tips dan persiapan yang dapat kamu lakukan menjelang bulan suci Ramadhan :

1. Berilmu sebelum beramal
Ilmu dan pemahaman yang baik terhadap hukum-hukum Ramadhan adalah kewajiban setiap mukmin untuk beribadah kepada Alloh SWT atas dasar ilmu dan pemahaman. Seyogyanya setiap muslim mengetahui masalah-masalah puasa dan hukum-hukumnya sebelum berpuasa di Bulan suci Ramadhan dengan tujuan agar puasa yang lakukan menjadi syah dan diterima di sisi Alloh SWT. Alloh SWT berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamusekalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kamu bertakwa” (QS. Al Baqarah: 183)

Dari ayat ini kita melihat dengan jelas adanya kaitan antara puasa dengan keimanan seseorang. Alloh SWT memerintahkan puasa kepada orang-orang yang memiliki iman, dengan demikian Alloh SWT pun hanya menerima puasa dari jiwa-jiwa yang terdapat iman di dalamnya. Dan puasa juga merupakan tanda kesempurnaan keimanan seseorang.

Maksudnya, mudah-mudahan kalian bertaqwa adalah puasa adalah wasilah menuju taqwa sebab puasa dapat menundukkan nafsu dan mengalahkan syahwat.
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’di Rahimahullah menjelaskan tentang keterkaitan antara puasa dengan ketaqwaan: “Puasa itu salah satu sebab terbesar menuju ketaqwaan. Karena orang yang berpuasa telah melaksanakan perintah Alloh dan menjauhi larangannya. Selain itu, keterkaitan yang lebih luas lagi antara puasa dan ketaqwaan:

a. Orang yang berpuasa menjauhkan diri dari yang diharamkan oleh Alloh berupa makan, minum dan berhubungan suami istri.

b. Orang yang berpuasa melatih dirinya untuk mendekatkan diri kepada Alloh, dengan menjauhi hal-hal yang dilarang

c. Puasa itu mempersempit gerak syaithan dalam aliran darah manusia, sehingga pengaruh setan melemah. Akibatnya maksiat dapat dikurangi.

d. Puasa itu secara umum dapat memperbanyak ketaatan kepada Alloh, dan ini merupakan tabiat orang yang bertaqwa.

e. Dengan puasa, orang kaya merasakan perihnya rasa lapar. Sehingga ia akan lebih peduli kepada orang-orang faqir yang kekurangan. Dan ini juga merupakan thabiat orang yang bertaqwa.

2. Menyelesaikan Qadha Puasa Ramadhan
Puasa di bulan suci Ramadhan adalah suatu kewajiban. Ada beberapa hal yang dapat membuat seseorang diperbolehkan untuk tidak berpuasa dan harus menggantinya di bulan lain. Hal itu berdasar firman Alloh SWT :

فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ
“Maka barangsiapa di antara sakit atau bepergian jauh, hendaklah ia mengganti shaum pada hari-hari yang lain.” (QS. Al-Baqarah 184)

3. Persiapan Khatam Al Qur’an
Abdullah bin Mas’ud RadhiyAllohu ‘Anhu bahwa “Rasulullah ShallAllohu ‘Alaihi Wasallam bersabda :

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حرْفٌ
وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌوَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan الم satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf dan Miim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)

Menurut penelitian Imam an-Nasafi , “Al-Qur’an terdiri dari 30 juz, 114 surah, 6.236 ayat, dan 1.027.000 huruf. Jadi jika kita berhasil mengkhatamkan tilawah Al-Qur’an sekali saja, kita akan dapat pahala sebesar 1.027.000 x 10 = 10.027.000 dan dalam bulan suci Ramadhan dilipatkan 700 berarti kita mendapat kebaikan sebanyak 718.900.000.

4. Persiapkan Harta
Bulan Ramadhan adalah ladangnya pahala dan penebusan dosa. Selain melakukan ibadah Sholat atau puasa, banyak hal yang dapat dilakukan untuk berbuat kebaikan. Contohnya membayar zakat, infaq dan bersedekah. Tidak harus banyak, tetapi niat yang ikhlas dan tulus karena Alloh ta’ala.

5. Memperbanyak rasa syukur kepada Alloh SWT yang telah memberi umur kepada kita untuk bertemu Ramadhan.
Imam Nawawi berkata: “Disunnatkan bagi siapa saja yang mendapat kenikmatan baru yang tampak jelas atau bagi yang terhindar dari cobaan yang tampak jelas untuk melakukan sujud syukur atau memperbanyak pujian kepada Alloh.”

Dan merupakan kenikmatan terbesar saat kita mendapatkan taufiq untuk melakukan ketaatan, dan saat kita memasuki Ramadhan dalam keadaan sehat wal afiat adalah sebuah kenikmatan luar biasa yang patut kita ekspresikan dengan memperbanyak pujian dan rasa syukur kepada Alloh SWT.
Mari kita selalu berdoa kepada Alloh agar dipanjangkan umur yang barokah seperti doa berikut :

اَللّٰهُمَّ طَوِّلْ عُمُوْرَنَا وَصَحِّحْ أَجْسَادَنَا وَنَوِّرْ قُلُوْبَنَا وَثَبِّتْ إِيْمَانَنَا وَأَحْسِنْ أَعْمَالَنَا وَوَسِّعْ أَرْزَقَنَا
وَإِلَى الخَيْرِ قَرِّبْنَا وَعَنِ الشَّرِّ اَبْعِدْنَا وَاقْضِ حَوَائِجَنَا فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ
“Ya Alloh, panjangkanlah umur kami, sehatkanlah jasad kami, terangilah hati kami, tetapkanlah iman kami, baikkanlah amalan kami, luaskanlah rezeki kami, dekatkanlah kami pada kebaikan dan jauhkanlah kami dari kejahatan, kabulkanlah segala kebutuhan kami dalam pada agama, dunia, dan akhirat. sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Amin Ya Robbal Alamin…
Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

Sumber :
1. Al Qur’an Terjemah Kementrian Agama
2. Tafsir Al Qur’an Ibnu Katsir
3. HR. SunanTirmidzi
4. HR. Musnad Ahmad ibn Hambal
5. Kitab Targhib wat Tarhib


Daftar Sekarang
NIKMATNYA MEMULIAKAN TAMU
tamu adalah orang yang datang atau hadir mengunjungi pada tempat tinggal kita. Umumnya orang akan berbahagia karena ketika dikunjungi dan didatangi akan merasa lebih diperhatikan, dibutuhkan dan bahkan dihormati. Tetapi ada juga yang sebaliknya, merasa sebal dan merasa terganggu jika ada tamu yang hadir. Lebih-lebih orang yang tidak disukai atau sang tuan rumah telah mengetahui tujuan dari tamu tersebut. Dan yang pasti bukan tujuan kesenangan bahkan prasangka buruk.

Apapun itu, Ingatlah seorang muslim yang beriman kepada Allah dan hari akhir pasti telah mengetahui bahwa kepada tamu-pun telah diatur dengan syariat. Kita wajib memuliakan tamu. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ اْلأخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ

“Barang siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhari)

Nah, disini kita akan bahas bab memuliakan tamu dari dua sisi. Antara tuan rumah dan tamu itu sendiri.

(1) Bagi Tamu. Jika itu merupakan undangan maka tidaklah memberikan paling baik kesuali wajib datang. Rasulullah SAW bersabda :

مَنْ دُعِىَ فَلْيُجِبْ

“Barangsiapa yang diundang maka datangilah!” (HR. Abu Dawud dan Ahmad)

وَمَنْ تَرَكَ الدَّعْـوَةَ فَقَدْ عَصَى اللهَ وَرَسُوْلَهُ

“Barang siapa yang tidak memenuhi undangan maka ia telah bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Bukhari)

Tentunya dengan tetap harus memperhatikan hal-hal penting seperti :
– Tak ada kemungkaran dalam undangan tersebut.
– Tidak menimbulkan kemudharatan.
– Tidak memberatkan tuan rumah
– Meminta izin ketika memasuki area tempat tinggal
– Terakhir, Mau mendoakan tuan rumah dengan ikhlas

اَللّهُـمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِي, وَاْسقِ مَنْ سَقَانِي

“Ya Allah berikanlah makanan kepada orang telah yang memberikan makanan kepadaku dan berikanlah minuman kepada orang yang telah memberiku minuman.” (HR. Muslim)

اَللّهُـمَّ اغْـفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَبَارِكْ لَهُمْ فِيْمَا رَزَقْتَهُمْ

“Ya Allah ampuni dosa mereka dan kasihanilah mereka serta berkahilah rezeki mereka.” (HR. Muslim)

(2) Sekarang bagi Tuan Rumah. Sambutlah dengan senang dan berseri. Jauhkan dari sifat bermegah-megahan apalagi menyakiti sang tamu. Hindari prasangka buruk dan jamulah sebisa mungkin tanpa harus memberatkan siapapun.

Jika ini merupakan undangan untuk orang banyak seperti sebuah acara maka undanglah secara adil. Misal : jangan yang kaya saja, atau yang dekat saja.

شَرُّ الطَّعَامِ طَعَامُ الْوَلِيمَةِ يُدْعَى لَهَا الأَغْنِيَاءُ ، وَيُتْرَكُ الْفُقَرَاءُ

“Sejelek-jelek makanan adalah makanan walimah di mana orang-orang kayanya diundang dan orang-orang miskinnya ditinggalkan.” (HR. Bukhari Muslim)

Semoga kita bisa menunaikan memuliakan tamu dan sekaligus menjadi tamu yang mengerti aturan dan syariah.

by: percikan iman

Daftar Sekarang
KUALITAS KEMABRURAN HAJI
Mampu melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci dan kembali dalam keadaan sehat wal afiyat merupakan dambaan dan cita-cita setiap kaum muslim dimanapun berada.

Haji merupakan ibadah yang meniscayakan terkumpulnya tiga perkara: kecukupan dana, kesehatan jasmani dan rohani: serta tersedianya waktu/ kesempatan/momentum. Sehingga ketiga-tiganya hendaknya dipelihara dengan baik sejak dari masa keberangkatan hingga kepulangan.

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata,

سُئِلَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ « إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « جِهَادٌ فِى سَبِيلِ اللَّهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « حَجٌّ مَبْرُورٌ »

“Nabi SAW ditanya, “Amalan apa yang paling afdhol?” Beliau Nabi SAW menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Ada yang bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Ada yang bertanya kembali, “Kemudian apa lagi?” “Haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari)

Berbahagialah para jamaah haji yang dapat melaksanakan rukun Islam kelima dengan lancar dan khusu’. Alhamdulillah, semoga semua akan meraih haji mabrur, sehingga Allah SWT pada saatnya nanti insyaallah akan memenuhi janji-Nya dengan memberikan balasan berupa surga.

Nabi SAW bersabda,

وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

“Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

Namun, mabrurnya ibadah haji sesungguhnya bukan hanya terletak pada pelaksanaan, melainkan juga masa-masa sesudah pelaksanaan haji. Bagaimana hubungannya dengan akhlak dan muamalah, harus beda khan? Semakin baik dan semakin bermanfaat.

Rasulullah SAW pernah ditanya tentang haji yang mabrur. Jawaban beliau,

إطعام الطعام و طيب الكلام

“Suka bersedekah dengan bentuk memberi makan dan memiliki tutar kata yang baik” (HR. Hakim)

Apakah konsistensi dalam beribadah, berdoa, dan bertawakal selama haji masih dilakukan pada saat pulang ke Tanah Suci?

Dari Ibnu Umar, Nabi SAW bersabda,

الْغَازِى فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ وَفْدُ اللَّهِ دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ

“Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang berhaji serta berumroh adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka, mereka pun memenuhi panggilan. Oleh karena itu, jika mereka meminta kepada Allah pasti akan Allah beri” (HR. Ibnu Majah)

Apakah hikmah yang didapatkan dalam ibadah haji memberikan pengaruf positif bagi ibadah-ibadah lainnya? Apakah pelaksanaan rukun Islam yang terakhir ini menjadikan jamaah semakin khusyuk dan paripurna dalam amal ibadah lainnya?

Sahabatku, secara umum, kualitas “kemabruran” haji dapat dinilai dalam beberapa hal.

Pertama, konsistensi dalam memelihara niat yang baik dalam menjalani kehidupan yang lebih baik. Niat baik ini sama dengan niat haji yang semata-mata dilakukan karena Allah SWT dan bukan karena manusia.

Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya amal itu tergantung pada niat.” (HR. Bukhari-Muslim).

Kedua, konsistensi memelihara diri dalam kesucian (ketakwaan) dan ketegaran. Dua pilar ini merupakan hasil yang didapatkan para hujjah setelah melakukan sa’i yang senantiasa dimulai dari Shafa (berarti kesucian) dan Marwa (ketegaran).

Allah SWT berfirman, “Sungguh, Shafa dan Marwa merupakan sebagian dari syiar Allah.” (QS. Al-Baqarah: 158).

Ketiga, konsistensi berada dalam lingkaran tauhid dan lingkaran ketuhanan dalam menjalani kehidupan. Sikap ini merupakan falsafah thawaf yang senantiasa berlomba-lomba berada dalam lingkaran ketuhanan bersama orang-orang saleh dan menyegerakan diri dalam kebajikan (QS. Al Hajj: 26).

Keempat, memiliki kemampuan yang besar dalam menjauhkan diri dari perbuatan buruk dan tercela, tidak mengulangi keburukan masa lalu karena hal tersebut merupakan salah satu tanda ibadah hajinya diterima Allah SWT (QS. Al-Maidah: 93).

Kelima, memiliki kemampuan yang besar untuk lebih zuhud dalam urusan dunia dan senantiasa mengharap kepada Allah dalam urusan akhirat. Hal yang sama telah dilakukan sepanjang perjalanan menuju medan haji, di medan haji dan proses kepulangannya ke Tanah Air. Allah SWT berfirman, “Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah, dengan ihlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama.” (QS. Al-Bayyinah: 5).

Keenam, memiliki kemauan yang besar untuk lebih banyak memberi dan berbagi kepada karib kerabat dan masyarakat sekitar.

Demikianlah kriteria haji mabrur. Kriteria penting pada haji mabrur adalah haji tersebut dilakukan dengan ikhlas dan bukan atas dasar riya’, hanya ingin mencari pujian, apalagi ingin disebut “Pak/Ibu Haji”.

Ketika melakukan haji pun menempuh jalan yang benar, bukan dengan berbuat curang atau menggunakan harta yang haram, dan ketika melakukan manasik haji pun harus menjauhi maksiat, ini juga termasuk syarat tercapainya mabrur.

Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari-Nya. Oleh karenanya, senantiasalah MEMOHON DOA kepada Allah agar kita yang telah berhaji dimudahkan untuk meraih predikat haji mabrur. Yang tentu saja ini butuh usaha, dengan senantiasa memohon pertolongan Allah agar tetap taat bermanfaat dan menjauhi maksiat.

Semoga Allah menganugerahi kita haji yang mabrur dan tetap terjaga sampai akhir hayat, bertemu dengan Allah swt. Amiin ....

by : Percikan Iman

Daftar Sekarang
Welcome Hj Winarti Imam Bashori
Hj. Winarti Imam Bashori
Direktur Utama
Multazam Utama Tour

“Selamat Datang Di Website Multazam Utama Tour”

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Multazam utama tour sebagai penyelenggara jasa pelayanan umroh dan haji yang prima dan andal, melalui Komitmen kami yang kuat sesuai dengan janji, Serta tata cara pelaksanaan ibadah sesuai al Qur’an dan Sunnah Rosul, dan fokus pada kebutuhan para jamaah untuk tercapainya kesempurnaan dan kenyamanan dalam menjalankan ibadah anda
 Welcome
Welcome H Imam Bashori
H. Imam Bashori
CEO
Multazam Utama Tour

Para Ustadz Pembimbing Terbaik Multazam Utama

Team Terbaik Multazam Utama Siap Melayani Anda

Testimonial

PT TISAGA MULTAZAM UTAMA
Ruko Cempaka Mas Blok i/7
Jl. Let. Jend. Soeprapto
JAKARTA 10640
booked.net
Copyright ©2018 PT Tisaga Multazam Utama – Travel Haji dan Umroh. All Rights Reserved,
Jasa Pembuatan Website by IKT Link Mobile