Berita Seputar Haji

Jamaah Haji Dihimbau Tidak Gunakan Medsos Berlebihan

Jamaah Haji Dihimbau Tidak Gunakan Medsos Berlebihan

MADINAH -- Operator jaringan telepon Saudi berupaya memastikan konektivitas yang lebih baik selama haji tahun ini. Kendati demikian, Tabung Haji Malaysia memperingatkan jamaah tidak menggunakan media sosial secara berlebihan, terutama saat melaksanakan ritual ibadah selama di Tanah Suci.

Direktur Operasi Tabung Haji untuk Teknologi Informasi (IT), Hanizam Hani, mengatakan jamaah yang berada di Tanah Suci memiliki tujuan yang lebih tinggi dan tidak boleh membiarkan diri terganggu oleh Facebook dan media sosial lainnya. "Ini mengurangi esensi dari ibadah. Kita hanya memiliki waktu beberapa hari untuk melakukan ritual ibadah utama. Fokus sepenuhnya pada hal itu. Kesampingkan Facebook dan media sosial," kata Hanizam, dilansir di New Straits Times, Senin (16/7).

Dia juga menyarankan jamaah tidak membagikan berita yang tidak terverifikasi di media sosial selama periode haji karena hal itu dapat menyebabkan kepanikan yang tidak perlu. Hanizam juga mengingatkan jamaah terkait larangan selfie (swafoto) di dua tempat suci, yakni di Masjid Al Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Otoritas Saudi sebelumnya telah menyatakan larangan swafoto diberlakukan untuk melindungi dan melestarikan situs-situs suci, mencegah gangguan dari jamaah, dan memastikan ketenangan saat melakukan ibadah. Dia mengatakan, operator jaringan seperti STC (Saudi Telecommunications Company), Mobily dan Zain terus meningkatkan konektivitas mereka. Namun, jamaah bisa saja mengalami gangguan koneksi karena kemacetan jaringan di antara sekitar tiga juta orang yang akan berkumpul di satu tempat, terutama, selama pelaksanaan wukuf di Arafah.

Wukuf atau Hari Arafah adalah ritual utama dan puncak dari haji. Semua jamaah akan berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan ibadah dan merenungi segala dosa dan perbuatan diri. Hanizam mengatakan, dukungan teknologi informasi adalah hal yang penting bagi kelancaran operasi haji. Dukungan IT tersebut telah mengalami beberapa perbaikan tahun ini. Dia menambahkan, Tabung Haji telah meningkatkan aplikasi yang ada yang memungkinkan beberapa hal antara lain, penarikan tunai oleh jamaah, pembaruan data real-time ke kantor pusat TH di Kuala Lumpur, dan sistem haji keseluruhan.

"Kami juga telah meningkatkan jaringan di beberapa gedung Tabung Haji seperti kantor pusatnya di Abraj Al-Janadriyah, rumah sakit di Makkah, dan kantor di Jeddah dan Madinah," ujarnya. Hanizam mengatakan, pendanaan jamaah menggunakan STC, Mobily dan Zain untuk mencapai akses yang lancar, cepat dan tanpa gangguan ke sistem dan data jamaah. Menurutnya, mereka menggunakan lebih dari satu operator untuk mencakup semua area. Beberapa memiliki cakupan di tempat-tempat yang mungkin di tempat lain tidak ada.

Dalam hal ini, ia mengatakan tantangan utama di Arab Saudi adalah konektivitas internet, terutama menuju wukuf. Namun demikian, Hanizam mengatakan akan meminimalkan risiko dengan menggunakan tiga operator. "Tidak ada masalah besar dalam beberapa tahun terakhir. Kami menggunakan serat optik dan microwave di gedung operasi selama musim haji selain ADSL (asymmetric digital subscriber line). Ini akan meningkatkan kualitas jaringan secara keseluruhan," tambahnya.

Dalam hal perangkat keras, peralatan termasuk komputer pribadi, laptop dan printer akan digunakan untuk mendukung berbagai layanan yang diberikan kepada jamaah haji Malaysia saat mereka menjalankan ibadah haji. Hanizam mengatakan, tim IT Tabung Haji telah secara teratur menguji semua aplikasi utama sejak Mei dan Juni tahun ini. Mereka tiba di Arab Saudi sejak 2 Juli untuk mengatur sistem di kantor TH dan hotel terkait di Makkah dan Madinah. Secara total, 18 personel IT dari dana jamaah tersebut akan bertugas selama musim haji, di antaranya dua di Madinah, satu di Jeddah, dan sisanya di Makkah.

by : Republika.co.id, Ihram.co.id
Berita Seputar Haji Jamaah Haji Dihimbau Tidak Gunakan Medsos Berlebihan

Latest Berita Seputar Haji

Berita Haji Lainnya >
Sepekan Kedepan Tanah Suci Diperkirakan Dilanda Hujan Disertai Petir Jamaah Haji Dihimbau WaspadaSepekan Kedepan, Tanah Suci Diperkirakan Dilanda Hujan Disertai Petir, Jamaah Haji Dihimbau Waspada
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Arab Saudi memprediksi pada 27 Juli hingga sepekan ke depan, tanah suci akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Staf Informasi, Sosial, dan Budaya Fauzi Husni, mengatakan menurut prediksi hujan disertai petir akan melanda kawasan tanah suci baik di Makkah dan Madinah.

Jamaah Haji Dihimbau Tidak Gunakan Medsos Berlebihan
MADINAH -- Operator jaringan telepon Saudi berupaya memastikan konektivitas yang lebih baik selama haji tahun ini. Kendati demikian, Tabung Haji Malaysia memperingatkan jamaah tidak menggunakan media sosial secara berlebihan, terutama saat melaksanakan ritual ibadah selama di Tanah Suci.
Hotel-Hotel Mewah Millennium kota Makkah Siap Sambut Jamaah Haji
l mewah Makkah, Millennium Hotel & Towers siap melayani para peziarah yang akan menginap selama musim haji. Hotel yang terletak langsung di atas Masjidil Haram dan di seberang King Fahd Gate itu akan menyambut lebih dari 15 ribu peziarah.
PT TISAGA MULTAZAM UTAMA
Ruko Cempaka Mas Blok i/7
Jl. Let. Jend. Soeprapto
JAKARTA 10640
Logo
© Copyright 2018 Multazam. All Rights Reserved,
Jasa Pembuatan Website by IKTLink Mobile