Artikel

Ikhtiar dan Doa dalam Bekerja

Ikhtiar dan Doa dalam Bekerja


Assalamu Alaikum Wr.Wb


Bekerja adalah bentuk amalan ibadah yang memiliki nilai lebih dimata Alloh Subhanahu Wa Taala dengan tujuan memberi nafkah keluarga, Alloh Subhanahu Wa Taala janjikan pahala untuk hambanya yang bekerja untuk menafkahi keluarga dan ikhlas lillahi ta’ala. Umat Islam diwajibkan untuk selalu bekerja keras. Kewajiban untuk selalu bekerja keras terdapat dalam Al Quran :



وَٱبْتَغِ فِيمَآ ءَاتَىٰكَ ٱللَّهُ ٱلدَّارَ ٱلْءَاخِرَةَ ۖ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ ٱلدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِن كَمَآ أَحْسَنَ ٱللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ ٱلْفَسَادَ فِى ٱلْأَرْضِ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ ٱلْمُفْسِدِينَ


Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS. Al Qashash 28 : 77)



Ikhtiar

Hidup adalah perjuangan dan disetiap perjuangan pasti diiringi dengan iktiar dan doa. Ikhtiar berasal dari bahasa Arab yang artinya sama dengan berusaha. Ikhtiar secara istilah ialah segala bentuk perilaku atau perbuatan manusia untuk mencapai sesuatu yang diinginkannya atau usaha yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan dalam hidupnya yang dilakukan dengan sepenuh hati, sungguh-sungguh dan semaksimal mungkin dengan mengerahkan seluruh kemampuan dan keterampilannya serta dilakukan sesuai dengan syariat Islam.
Alloh berfirman dalam Surat Al-Israa’ ayat-19:



وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَةَ وَسَعَى لَهَا سَعْيَهَا وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَأُولَئِكَ كَانَ سَعْيُهُم مَّشْكُوراً


Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha (berikhtiar) ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya (ikhtiarnya) dibalasi dengan baik. (QS. Al-Israa’ 17 :19)


Bentuk Bentuk Ikhtiar
Ikhtiar merupakan salah satu akhlak terpuji yang diajarkan oleh Rosululloh Shollallohu Alaihi Wa Sallam. Adapun bentuk-bentuk ikhtiar diantaranya yaitu:



1. Bersungguh-sungguh
Sungguh-sungguh merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang harus diperhatikan. Dalam menggapai cita-cita diperlukan kesungguhan yang mendalam, jangan berusaha dengan setengah-setengah, lakukan dengan sungguh-sungguh.



وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ


Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Alloh benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al Ankabut 29 : 69)



2. Bekerja keras
Berusaha semaksimal mungkin jangan bermalas-malasan namun berusaha dan berjuanglah sekuat tenaga untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.
Rosululloh Shollallohu Alaihi Wa Sallam telah bersabda :



اَلْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ وَفِي كُلٍّ خَيْرٌ, اِحْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلاَ تَعْجَزْ


Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah dari mukmin yang lemah, dan masing-masing memiliki kebaikan. Bersungguh-sungguhlah dalam (mengerjakan) hal-hal yang bermanfaat bagimu, mohonlah pertolongan dari Alloh dan janganlah bersikap lemah. (HR. Muslim).



3. Pantang menyerah dan putus asa
Jika sudah melakukan suatu usaha, kemudian belum mendapatkan apa yang diinginkan, kurang memuaskan dan tidak sesuai dengan harapan, maka teruslah mencoba, mencoba dan mencoba. Jangan mudah menyerah, jangan berputus asa, karena kegagalan adalah sebuah proses pembelajaran. Perhatikanlah sabda Rosululloh Shollallohu Alaihi Wa Sallam :



وَإِنْ أَصَابَكَ شَيْءٌ فَلا تَقُلْ : لَوْ أَنِّي فَعَلْتُ كَذَا لَكَانَ كَذَا وَ كَذَا , وَلَكِنْ قُلْ : قَدَرُ اللهِ وَ مَا شَاءَ فَعَلَ , فَإِنَّ لَوْ تَفْتَحُ عَمَلَ الشَّيْطَانِ


Jika kamu tertimpa sesuatu (kegagalan), maka janganlah kamu mengatakan, seandainya aku berbuat demikian, pastilah tidak akan begini atau begitu. Tetapi katakanlah, ‘ini telah ditakdirkan oleh Alloh dan Alloh berbuat sesuai dengan apa yang dikehendaki. Karena sesungguhnya perkataan seandainya akan membuka (pintu) perbuatan setan.” (HR. Muslim)



Doa

Secara bahasa, kata “doa” itu bermakna seruan, jadi berdoa itu artinya menyeru, mengucap, memanggil. Sedangkan secara istilah “doa” adalah suatu permohonan atau permintaan dan ucapan kepada Alloh Subhanahu Wa Taala sebagai penguasa alam semesta.


Menurut Quraish Shihab, Doa ialah suatu permohonan hamba kepada Tuhan-Nya agar memperoleh anugerah pemeliharaan dan pertolongan, baik buat pemohon maupun pihak lain yang harus lahir dari lubuk hati yang terdalam disertai dengan ketundukan dan pengagungan kepada-Nya.



Doa itu termasuk inti atau otak dari ibadah, karena bacaan dalam setiap ibadah kita itu mengandung doa. Rosululloh Shollallohu Alaihi Wa Sallam telah bersabda :


الدُّعَاءُ مُخُّ العِبَادَةِ


Doa adalah Otaknya Ibadah. (HR. Sunan Tirmidzi)



وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ


Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina. (QS. Ghofir 40 : 60)



لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنَ الدُّعَاءِ


Tidak ada suatu apapun yang lebih mulya bagi Alloh selain doa (HR. Sunan Tirmidzi).



Agama Islam menganjurkan setiap manusia untuk selalu berikhtiar dan ikhtiar harus diiringi dengan doa, untuk hasilnya serahkan pada yang Maha Kuasa. Karena hasil dari setiap usaha manusia adalah hak prerogatif Alloh. Kita hanya wajib berusaha, jika gagal teruslah berusaha dan untuk hasilnya pasrahkan kepada Alloh.
Semoga bermanfaat. Amin


Wassalamu Alaikum Wr.Wb


Sumber :
1. Al Qur’an Terjemahan Kementrian Agama
2. HR. Shohih Muslim
3. HR. Sunan Tirmidzi
Artikel Ikhtiar dan Doa dalam Bekerja

Latest Artikel

Berita Haji Lainnya >
Keikhlasan dan Kesabaran dalam BeribadahKeikhlasan dan Kesabaran dalam Beribadah
Kedudukan sabar dalam keimanan laksana kepala bagi seluruh tubuh., apabila kepala sudah terpotong maka tidak ada lagi kehidupan di dalam tubuh. Sabar merupakan pilar kebahagiaan bagi seorang hamba Alloh. Dengan kesabaran itulah seorang hamba Alloh akan terjaga dari kemaksiatan, konsisten menjalankan ketaatan, dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan.
Ramadhan yang Dirindukan
Keluarga Multazam Utama yang diberkahi Alloh Subhanahu Wa Taala, tidak terasa kita sudah memasukki bulan suci Ramadhan, bulan yang penuh pengampunan, keberkahan. Imam Al Qurthubi menjelaskan asal nama Ramadhan
Nikmat Segelas Air Minum
Air membawa manfaat yang sangatlah besar bagi kehidupan. Air adalah salah satu sumber daya alam yang sangat di butuhkan bagi mahluk hidup. Air membantu aktivitas kehidupan bagi semua mahluk hidup terutama manusia. Manusia tidak dapat bertahan hidup berminggu-minggu dengan hanya mengkonsumsi makanan saja.
PT TISAGA MULTAZAM UTAMA
Ruko Cempaka Mas Blok i/7
Jl. Let. Jend. Soeprapto
JAKARTA 10640
Logo
© Copyright 2018 Multazam. All Rights Reserved,
Jasa Pembuatan Website by IKTLink Mobile