Assalamu Alaikum Wr.Wb.

Keluarga Multazam Utama yang berbahagia , Artikel kali ini melanjutkan artikel Haji Tamatu’ yaitu Tata Cara Mengerjakan Haji Tamatu’

Mengerjakan umrah dari miqot yang telah ditentukan dalam bulan haji antara 1 Syawal sampai sebelum pelaksanaan haji. Rangkaian praktek umrah terdiri dari:

  1. Mandi seperti mandi jinabat
  2. Memakai pakaian ihram
  3. Shalat sunah 2 rakaat di miqat.
  4. Membaca niat umrah, contoh لَبَّيكَ اللهُمَّ عُمْرَةً

Dari miqat berangkat menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan umrah selalu membaca talbiyah.

«لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ، لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ»

          Dilanjutkan Thawaf di Baitullah sebanyak 7 putaran dimulai dari pojok Hajar Aswad dan diakhiri dengan shalat dua rakaat di belakang Maqom Ibrahim. Kemudian dilanjutkan dengan Sa’i Shafa Marwah.

Setelah selesai Sa’i di bukit Marwah, tahalul atau cukur rambut kepala sampai gundul atau menggunting rambut kepala kemudian lukar (melepas baju ihrom). Semua larangan ihram sudah halal. Setelah lukar dari umrah sebelum ihram haji, jamaah boleh beraktifitas bebas.

Pada hari Tharwiyah (tanggal 8 Dzul-Hijjah) Ihram lagi untuk haji dimulai dengan:

  1. Mandi seperti mandi jinabat
  2. Memakai pakaian ihram
  3. Shalat sunah 2 rakaat di pondokan masing-masing.
  4. Membaca niat haji, contoh لَبَّيكَ اللهُمَّ حَجًّ ا

Tanggal 8 Dhul-Hijjah berangkat menuju ke Arafah untuk mengerjakan wukuf. Dalam perjalanan terus melafadkan talbiyah atau takbir dengan suara keras.

Bacaan Talbiyah:

«لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ، لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ»

  Tanggal 9 Dzul-Hijjah, wukuf di Arafah mulai waktu matahari tergelincir ke barat sampai matahari terbenam. Shalat dhuhur dan asar dilakukan dengan qasar jama’ taqdhim. Selama wukuf memperbanyak doa:

«اللَّهُمَّ لَكَ الحَمْدُ كَالَّذِي نَقُولُ وَخَيْرًا مِمَّا نَقُولُ، اللَّهُمَّ لَكَ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي، وَإِلَيْكَ مَآبِي، وَلَكَ رَبِّ تُرَاثِي، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ القَبْرِ وَوَسْوَسَةِ الصَّدْرِ وَشَتَاتِ الأَمْرِ، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا يَجِيءُ بِهِ الرِّيحُ»

Dan ditambah doa-doa lain.

Jamaah haji meninggalkan Arafah petang 9 Dhul-Hijjah menuju Muzdalifa. Jamaah haji mabit / bermalam di Muzdalifa dan mengumpulkan kerikil untuk lempar Jumrah besok pagi di Mina

Pada malam tanggal 10 Dhul-Hijjah, bermalam / mabit di Muzdalifah.

Pekerjaan di Muzdalifah:

  1. Shalat maghrib dan isha’ qoshor jama’ ta’khir
  2. Mengumpulkan kerikil untuk melempar jumrah di Mina besok harinya.
  3. Bermalam / mabit.
  4. Shalat subuh lalu berhenti sebentar untuk berdoa sampai agak terang.

Pagi hari sebelum matahari terbit meninggalkan Muzdalifah berangkat menuju Mina dengan terus-menerus membaca talbiyah atau takbir.

Amalan di Mina:

Pada waktu dhuha melempar jumrah aqobah tanggal 10 Dhul-Hijjah.Tata cara melempar jumroh Aqobah sebagai berikut:

  1. Arah Baitullah di sebelah kiri dan Mina (tempat mabit) disebelah kanan.
  2. Melempar tugu jamarat sampai kena sebanyak 7 (tujuh) kali. Membaca takbir pada saat akan melempar atau bersamaan dengan kerikil yang dilemparkan atau sesudah batu mengenai tugu jamarat.
  3. Menyembelih hadiyah (kambing).
  4. Cukur gundul / menggunting rambut kepala.
  5. Lukar dan semua larangan ihram sudah halal kecuali menjima’ istri.
  6. Mengerjakan Tawaf Ifadhoh di Baitullah dilanjutkan dengan Sai Safa Marwah.

Pada malam tanggal 11, 12 dan 13 Dzul-Hijjah bermalam / mabit di Mina dan siang harinya mulai matahari condong ke barat melempar jumroh Ula – Wustho – Aqobah.

Bagi jamaah yang nafar awal amalan mabit di Mina dan melempar 3 jumrah cukup sampai tanggal 12 Dzul-Hijjah. Sebelum matahari terbenam harus sudah meninggalkan Mina. Sedangkan jamaah yang mengambil nafar akhir melempar jumrah sampai tanggal 13 Dzul-Hijjah.

Menjelang pulang haji , Jamaah Haji disunnahkan mengerjakan tawaf wada’ (tawaf perpisahan)

Semoga bermanfaat,

Wassalamu Alaikum Wr. Wb