Assalamu Alaikum Wr.Wb.

Keluarga Multazam Utama yang dirahmati Alloh, Musim Haji sudah tiba. Ada beberapa tipe haji yaitu Haji Ifrod, Haji Tamatu’ dan Haji Qiron. Namun Muslim Indonesia paling banyak mengerjakan Haji Tamatu’. Pelaksanaan haji Tamatu’ ini sangat dianjurkan kepada seluruh  Jamaah Haji dan Petugas Haji Indonesia.

Pengertian

Istilah Tamatu’ berasal dari kata al-mata’ (المتاع) yang artinya kesenangan. Sedangkan pengertian Haji tamattu’ ialah mengerjakan umrah lebih dahulu di dalam bulan haji dilanjutkan  mengerjakan haji. Haji tamattu’ terkena membayar dam . Firman Alloh :

فَإِذَا أَمِنتُمْ فَمَن تَمَتَّعَ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ فَمَا اسْتَيْسَرَ مِنَ الْهَدْيِ فَمَن لَّمْ يَجِدْ فَصِيَامُ ثَلاثَةِ أَيَّامٍ فِي الْحَجِّ وَسَبْعَةٍ إِذَا رَجَعْتُمْ

Artinya : Apabila kamu telah aman dari musuh, maka barangsiapa yang ingin bersenang-senang mengerjakan ‘umrah sebelum haji, maka terkena dam yaitu hewan hadyu yang mampu. Tetapi jika ia tidak menemukan, maka wajib berpuasa tiga hari dalam masa haji dan tujuh hari apabila kamu telah pulang kembali. (QS. Al-Baqarah : 196)

Pelaksanaan Jamaah Haji Gelombang I dan II

Haji Tamatu’ umat Muslim Indonesia terbagi menjadi dua gelombang yaitu : pelaksanaan Umroh Jamaah Haji Gelombang I dan pelaksanaan Umroh Jamaah Haji Gelombang II. Bedanya Jamaah Haji Indonesia Gelombang I ke Madinah terlebih dahulu selama delapan hari untuk mengambil Sholat Arbain baru kemudian ke Makkah untuk itu pelaksanaan umrohnya dimulai dengan mengambil Miqot Makani di Dzul Hulaifah ( Bir Ali ) . Sedangkan pelaksanaan Umroh Jamaah Haji Gelombang II langsung mendarat di Bandara King Abdul Azis Jeddah dan berangkat ke Makkah untuk Umroh dengan mengambil miqot Yalamlam diatas pesawat atau Jeddah dengan mengambil miqot makani di Bandara King Abdul Azis Jeddah.

Setelah mengerjakan Umroh maka Jamaah Haji Tamatu’ memperbanyak Ibadah di Masjidil Harom sampai hari Tarwiyah untuk persiapan berangkat wukuf di Arofah , Mabit di Mina, melempar Jumroh dan Thowaf Ifadho. Dilanjutkan Ibadah pada hari-hari Tasyriq yaitu Mabit di Mina dan melempar tiga Jumarot. Ditutup dengan thowaf wada’.

Semoga seluruh Jamaah Haji Indonesia di beri kesehatan, perjalanan Haji lancar dan barokah juga selamat. Amin

Artikel berikutnya akan insya Alloh membahas Pratek Haji Tamatu’

Wassalamu Alaikum Wr.Wb