Assalamu Alaikum Wr.Wb

Keluarga Multazam Utama yang di rahmati Alloh Subhanahu wa Taala…

Semoga Alloh selalu memberikan kesehatan yang barokah kepada kita semua sehingga kita selalu Fastabiqul Khoirot…Amin

Lailatul Qodar artinya malam seribu bulan dimana setiap Muslim selalu berusaha meraihnya dengan bersungguh-sungguh. Lailatul Qodar adalah salah satu momentum yang dirahasiakan Allah SWT dari makhluk-Nya. Karena Lailatul Qodar begitu istimewa dengan lipatan pahalanya, Sungguh beruntung Umat Islam yang meraih kemulyaan pada malam Lailatul Qodar sesuai sabda Rosululloh SAW :

مَنْ قَامَ ليَْلَةَ القَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barang siapa ibadah pada Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari)

فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ

Di dalam bulan Ramadhan ada suatu malam yang lebih baik dibandingkan seribu bulan. Barang siapa yang dihalangi  meraih kemulyaannya, maka ia akan dihalangi dari semua kebaikan. (HR. An-Nasa’i)

Sebuah hadits yang menerangkan latar belakang momentum ini bahwa suatu ketika Rasulullah SAW sedang menceritakan Empat orang Bani Isroil yang beribadah kepada Alloh selama 80 tahun tidak pernah berbuat maksiat.

ذَكَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا أَرْبَعَةً مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ، عَبَدُوا اللَّهَ ثَمَانِينَ عَامًا،   لَمْ يَعْصوه طَرْفَةَ عَيْنٍ: فَذَكَرَ أَيُّوبَ، وَزَكَرِيَّا، وحزْقيل بْنَ الْعَجُوزِ، وَيُوشَعَ بْنَ نُونٍ قَالَ: فَعَجِبَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ ذَلِكَ، فَأَتَاهُ جِبْرِيلُ فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ، عَجِبَتْ أُمَّتُكَ مِنْ عِبَادَةِ هَؤُلَاءِ النَّفَرِ ثَمَانِينَ سَنَةً، لَمْ يَعْصُوه طَرْفَةَ عَيْنٍ؛ فَقَدَ أَنْزَلَ اللَّهُ خَيْرًا مِنْ ذَلِكَ. فَقَرَأَ عَلَيْهِ: {إِنَّا أَنزلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ} هَذَا أَفْضَلُ مِمَّا عَجِبْتَ أَنْتَ وَأُمَّتُكَ. قَالَ: فَسُرَّ بِذَلِكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالنَّاسَ مَعَهُ

Suatu hari  Rosululloh SAW menceritakan ada empat golongan Bani Isroil yang beribadah kepada Alloh selama delapan puluh tahun tidak pernah maksiat sekejap matapun yaitu Ayub, Zakaria, Hizkil danYusa’ ibn Nun. Shohabat Rosululloh heran dengan cerita tersebut lalu Malaikat Jibril datang dan berkata , “ Ya Muhammad Kamu dan shohabatMu sama heran terhadap ibadahnya empat golongan yang beribadah kepada Alloh selama delapan puluh tahun tidak pernah maksiat sekejap matapun. Sekarang Alloh telah menurunkan sesuatu yang lebih baik dari demikian itu. Malaikat Jibril membaca surat Al Qodar , Lailatul Qodar lebih utama dari sesuatu yang membuat kamu heran. Akhirnya Rosululloh dan shohabatnya merasa senang.( fi Darul Ma’tsur)

Allaahummantaj`alnaa min man qooma laylatal-qodari iimanan wah-tisaaban (Ya Allah jadikanlah kami sebagai bagian orang-orang yang menghidupkan lailatul-qadr dengan iman dan pengharapan kepada-Mu). Amin

Semoga bermanfaat…

Wassalamu Alaikum Wr.Wb