Assalamu AlaikumWr.Wb

Keluarga Multazam yang berbahagia ….

Bulan suci Ramadhan selalu di sambut dengan suka cita dan rasa bahagia oleh setiap Muslim karena terdapat lipatan-lipatan pahala yang di berikan Alloh kepada hambanya. Salah satu bentuk ibadah di bulan suci Ramadhan adalah Sholat Tarawih yang mana Sholat Tarawih adalah bagian Sholat Lail .

Shalat ini dinamakan tarawih yang artinya istirahat karena orang yang melakukan shalat tarawih beristirahat  setelah melaksanakan shalat empat raka’at. Shalat tarawih termasuk qiyamul lail atau shalat malam. Akan tetapi shalat tarawih ini dikhususkan di bulan Ramadhan. Jadi, shalat tarawih ini adalah shalat malam yang dilakukan di bulan Ramadhan.

Rosululloh SAW selalu member motivasi umatnya untuk mengerjakan Sholat Lail sesuai sabda Rosululloh SAW :

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barangsiapa yang berdiri di bulan suci (sholat tarawih)  dengan dasar keimanan dan mencari pahala maka dosa-dosa yang telah lewat diampuni.( HR. Bukhori)

Bahkan di dalam hadits At Tirmidzi di jelaskan bahwa salah satu manfaat Sholat Lail yaitu menjauhkan dari penyakit :

عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأْبُ الصَّالِـحِيْنَ قَبْلَكُمْ وَهُوَ قُرْبَةٌ لَكُمْ إِلَى رَبِّكُمْ وَمَكْفَرَةٌ لِلسَّيِّئَاتِ وَمَنْهَاةٌ عَنِ الْإِثْمِ وَمَطْرَدَةٌ لِلدَّاءِ عن الجسد

Menetapilah Sholat Lail karena Sholat Lail adalah kebiasaannya para sholih sebelum kalian, sebagai sarana pendekat kalian kepada Alloh ,menghapus kejelekan, mencegah dosa dan menolak penyakit dari badan.

سُئِلَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: أَيُّ الصَّلاَةِ أَفْضَلُ بَعْدَ المَكْتُوْبَةِ؟ قَالَالصَّلاَةُ فِيْ جَوْفِ اللَّيْلِ

Rasululloh SAW pernah ditanya: “Sholat apakah yang paling utama setelah sholat fardhu?” Beliau menjawab: “Sholat yang paling utama setelah sholat fardhu adalah sholat (sunnah) di tengah malam (SholatLail).”. (HR.Muslim)

رَحِمَ اللهُ رَجُـلاً قَامَ مِنَ اللَّيْلِ فَصَلَّى وَأَيْقَظَ اِمْرَأَتَهُ فَصَلَّتْ فَإِنْ أَبَتْ نَضَحَ فِيْ وَجْهِهَا الْمَاءَ وَرَحِمَ اللهُ اِمْرَأَةً قَامَتْ مِنَ اللَّيْلِ فَصَلَّتْ وَأَيْقَظَتْ زَوْجَهَا، فَإِنْ أَبَى نَضَحَتْ فِيْ وَجْهِهِ الْمَاءَ

Semoga Alloh merahmati seseorang ( suami ) yang Sholat Lail kemudian membangunkan istrinya, seandainya dia menolak maka di percikan air kewajah istrinya. Sebaliknya Semoga Alloh merahmati seseorang istri yang Sholat Lail kemudian membangunkan suaminya, seandainya suaminya menolak maka di percikan air kewajahnya.(HR. Abu Daud)

Semoga Keluarga Multazam di beri kemampuan untuk Sholat Tarawih (lail).

Wassalamu Alaikum Wr.Wb